4 Kuliner Unik Khas Kudus, Sensasi Goyang Lidah Wisata Kuliner Jawa Tengah

0
683

 Setiap daerah di tanah air, pasti memiliki keunikan sendiri-sendiri termasuk salah satunya adalah Kudus. Daerah ini memiliki kuliner khas yang sangat terkenal yaitu sate kerbau. Nah, selain itu ternyata kuliner yang ada di Kudus tidak hanya itu saja lho. Masih banyak kuliner lainnya yang juga unik dan memiliki ciri khas cita rasa yang istimewa. Nah, artikel ini akan mengajak kamu untuk merasakan 4 kuliner unik khas Kudus, sensasi goyang lidah wisata kuliner Jawa Tengah. Dijamin kamu bakal ketagihan untuk mncicipi kuliner ini. selain itu kuliner ini memiliki rasa yang unik yang akan memberikan pengalaman baru bagi kamu. Langsung saja ya, berikut adalah ulasannya.

1Soto Kudus

Kuliner unik khas Kudus yang pertama adalah Soto Kudus. Banyak yang sudah mengenal soto khas Kudus ini karena memang menjadi buruan utama bagi para wisatawan kuliner. Bagi mereka soto Kudus lebih identikan dengan daging kerbau, padahal nih, soto ini juga ada yang menggunakan bahan daging ayam. Perlu kamu tahu nih, bagaimana awal mula soto ini diciptakan dan alasan mengapa menggunakan bahan utama daging kerbau. Dulu ketika mayoritas penduduk asli Kudus masih beragama Hindu, mereka masih menerapkan kepercayaan bahwa dilarang untuk menyembelih sapi. Dan akhirnya dibuatlah dari daging kerbau. Ternyata tradisi itu masih melekat sampai dengan sekarang. Meskipun sudah ada yang memberanikan diri untuk menyembelih sapi. Kamu dijamin akan merasakan sensasi goyang dari kuliner khas Kudus yang satu ini. dan yang paling penting, kamu akan merasakan cita rasa bumbu yang khas yang diturunkan secara turun-temurun dari leluhur.

2Lentog Tanjung

Kuliner unik khas Kudus selanjutnya adalah Lentog Tanjung. Masih belum familiar dengan makanan yang satu ini? perlu kamu tahu nih, arti dari makanan ini sebenarnya. Lentog adalah lontong, dan Tanjung adalah nama desa dimana makanan ini dilahirkan yaitu Desa Tanjungkarang. Jadi artinya adalah lontong yang berasal dari Desa Tanjungkarang. Nah, kamu dapat menikmati lezatnya makanan ini di sepanjang utara simpang lima jalan lingkar Tanjungkarang. Setiap hari warung yang menyajikan kuliner ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Kuliner ini terdiri dari lontong yang diiris kecil, kemudian lodeh tahu, dan sayur nangka muda kemudian juga ditambah sambal cair. Selain tidak kamu temukan di daerah lain, kamu akan mendapatkan keunikan dari makanan ini yaitu lontong yang digunakan sebesar paha orang dewasa.

3Parijoto

Kuliner khas Kudus selanjutnya adalah Parijito. Kuliner ini adalah buah yang hanya tumbuh di lereng Gunung Muria. Kamu tidak akan mendapatkan buah ini di daerah lainnya. kamu dapat membelinya untuk oleh-oleh khas dari Kudus. Saking populernya, buah ini digunakan untuk motif batik khas Kudus. Menurut kepercayaan orang setempat, buah ini dapat digunakan untuk ibu hamil agar janin dalam kandungan nantinya menjadi cantik atau tampan. Untuk rasanya sendiri kamu akan merasakan sensasi rasa asam dan ditambah dengan rasa getir. Biasanya sih, buah ini digunakan untuk rujak atau direbus dulu untuk selanjutnya di konsumsi.

4Lepet

Kuliner unik khas Kudus selanjutnya adalah Lepet. Lepet menjadi favorit bagi para pemburu kuliner ketika berada di Kudus. Perlu kamu tahu nih, arti dari kuliner yang satu ini. Lepet berasal dari kata ‘lepat’ atau ‘luput’ yang diambil dari Bahasa Jawa dan memiliki makna kesalahan. Itu menandakan bahwa makanan ini akan disajikan pada momen idhul fitri untuk saling memaafkan atas kesalahan yang telah diperbuat. Bahan untuk membuat kuliner ini adalah beras ketan dan kelapa parut kemudian dibungkus dengan daun kelapa lalu direbus. Biasanya sih, lepet ini ditambalh dengan kacang tolo namun sekarang kuliner ini sudah mulai dikreasikan biasanya ditambah dengan nangka atau pisang sesuai dengan selera kamu. Uniknya lagi, di balik cerita makanan ini. Biasanya orang yang mengirim makanan ini adalah mereka yang masih muda dan ditujukan kepada mereka yang usianya lebih tua. jadi, makanan ini sebagai simbol untuk permintaan maaf dari orang yang masih muda kepada orang yang berumur lebih tua.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.