Dancing In The Rain – Suguhan Cerita Sederhana yang Menginspirasi

0
579

Wisataku Sinema – Autisme, Apakah itu Autisme ? Autisme adalah sebuah kelainan perkembangan saraf pada seseorang yang kebanyakan di akibatkan oleh faktor “heriditas” dan terkadang juga sudah dialami oleh bayi sejak usia 6 tahun. Mengambil latar penyakit cerita tersebut, kembali suguhan menarik yang dirangkum dalam satu frame film yakni Dancing In The Rain.

Suguhan film produksi Screenplay ini berbeda dari sebelumnya, bila kita ketahui bahwa selama ini Screenplay Production hanya membuat sebuah film dengan gagasan cerita ramaja saja seperti percintaan dan lain-lain. Kini, sang sutradara Rudi Aryanto ingin membuat sebuah suguhan yang dapat menginspirasi para penontonya.

Dancing In The Rain - Suguhan Cerita Sederhana yang Menginspirasi
Sumber : Allam Fadjar

Seperti yang disampaikan pada Acara Press Conference, Dimas Anggara mengatakan “Dia ingin memerankan sebuah karakter yang berbeda pada sebelumnya, “Saya ingin menantang diri saya untuk menjadi seorang aktor yang lebih baik lagi”. Hal tersebut diwujudkan pada film Terbarunya Screenplay, Dancing In The Rain.

Pada Film ini Dimas Anggara memerankan seorang sosok Anak Autisme bernama Banyu. Sedangkan untuk sosok anak Autisme Banyu Kecil akan diperankan oleh (Gilang Olivier). Diceritakan Banyu merupakan seorang anak kecil yang mengidap penyait Autisme mulai dari kecil, dia hanya sendiri dan sama sekali tidak mempunyai teman. Banyu tinggal bersama dengan neneknya Eyang Uti (Christine Hakim).

Singkat cerita, Banyu bertemu dengan kedua teman barunya sejak duduk dibangku SD yaitu Radin dan Kinara. Kedua sosok temannya itu selalu membantu Banyu dan selalu mendukung apa yang dilakukan olah Banyu dikala susah maupun senang. Kinara dan Radin selalu ada untuk banyu, begitu erat persehabatan yang mereka jalani. Meranjak dewasa ketiga sehabat tersebut masih terus akur bersama dan juga semakin erat.

Sumber: Screenplay

Dari ketiga orang itu hanya  Radinlah seorang pria yang perkasa dan juga mempunyai tubuh yang kuat dan sehat berbeda dengan Banyu dan Kinara yang mempunyai tubuh yang tidak sempurna. Tapi Sosok Radin tidak melihat seseorang dari kekurangan, justrul dia merangkul kedua temannya itu untuk terus bisa menjalankan hidupnya selayaknya orang biasa.

Hingga suatu ketika persehabatan mereka diuji. Dimana, Radin mendapatkan sebuah musibah. Detak jantungnya dia berhenti dan membutuhkan pedonor jantung untuk radin bisa kembali hidup. Disinilah titik hal yang sama sekali tidak disangka-disangka, Banyu dengan ikhlas dan dengan lapang dada memberikan Jantungnya untuk kesembuhan sehabatnya itu.

Trailer : https://www.youtube.com/watch?v=ZciltoFZCHo

Over All, Film Dancing In The Rain ini memberikan suguhan cerita motivasi dimana tidak sebuah orang yang tidak mempunyai fisik sempurna itu lemah. Justrul dimana film Dancing In The Rain ini mengajarkan, Dibalik fisik yang tidak sempurna ada kekuatan yang tidak dimiliki oleh orang yang mempunyai fisik lebih sempurna lebih darinya.

Walaupun sedikit ambigu pada Poster yang terlihat Dimas Anggara seperti orang-orang umum pada lainnya. Tapi hal itu sebenarnya, memberikan warna khusus pada film Dancing In The Rain. Bila kita berbicara versi barat, Film Dancing In The Rain ini sama halnya seperti film Wonderful Life, melainkan dengan suguhan alur dan pengangkatan cerita yang berbeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.