Spider-Man: Into The Spider-Verse – Suguhan Animasi Sempurna Khas Marvel!

0
564

Wisataku Sinema  – Salah satu komik Amerika yang dibuat oleh Marvel dan mempunyai kisah-kisah yang berbeda-beda pada hampir tiap komiknya yang dibuat. Karna hal tersebut dan beberapa tokoh-tokoh berbeda pada seorang superhero yang mempunyai beberapa kisah asli maupun tidak dengan tampilan berbeda-beda hingga 180 derajat.

Secara tidak langsung film “Spider-Man: Into The Spider Verse “ menciptakan sebuah universe baru pada setiap karakter spider yang hadir pada film “Spider-Man: Into The Spider Verse”. Dari beberapa karakter yang disuguhkan itulah muncul sebuah formula unik Marvel dengan istilah kata mutiverse yang berasal dari kata multiversum.

Spider-Man: Into The Spider-Verse - Suguhan Animasi Sempurna Khas Marvel!
Sumber : Sony Pictures

Berbeda dengan pada serial komik lainnya yakni DC yang memilih kisah Flash menjadi beberapa tokok dengan multiverse yang kuat, dan pada seri komik Marvel ini Spider-Man yang memiliki kisah-kisah tersendiri dengan beberapa tokoh spider yang kuat dan diberi nama Spider-Verse.

Kisahnya sendiri film Spider-Man: Into The Spider-Verse ini diawali dengan satu karakter anak kecil bernama Miles Morales (Shameik Moore) yang dimana pengambilan sudut pandang dirinya. Brian Michael dan Sara Pichelli yang menggarapnya, Miles Morales merupakan Spider dengan tipikal Black American Spider Black yang hidup dikota Brooklyn. Sang Ayah yang menjadi seorang Polisi, dan sang Ibu yang menjadi perawat di sebuah rumah sakit yang berada di kota Brooklyn.

Spider-Man: Into The Spider-Verse - Suguhan Animasi Sempurna Khas Marvel!
Sumber: Sony Pictures

Layaknya kehidupan anak-anak pada umumnya Miles juga bersekolah tapi justru di sekolahannya yang elit ini Miles menjadi sangat diasingkan dengan teman-temannya sehingga Miles tidak memiliki teman di sekolahan tersebut. Akibat hal itu Miles sempat depresi dan tidak mengetahui siapa jati dirinya sendiri. Lantas Miles juga sempat kabur dari asrama sekolahnya dimana dia bertemu dengan sang paman Aaron Davis (Mahershala Ali).

Hingga akhirnya pada suatu malam, sang paman Aaron Davis mengajak Miles untuk membuat sebuah Graffiti di bawah tanah stasiun kereta. Karna sang paman mengetahui bahwa Miles senang sekali dengan seni dan dia jago membuat tulisan-tulisan keren dan bermakna. Sesaat Miles mengemasi barangnya, secara tidak sengaja dia terkena gigitan laba-laba mutan yang sangat mirip sekali dengan apa yang dialami oleh Peter Parker.

Spider-Man: Into The Spider-Verse - Suguhan Animasi Sempurna Khas Marvel!
Sumber: Sony Pictures

Namun gigitan laba-laba itu tidak langsung membuat efek kedalam tubuh Miles, tapi keesokan harinya Miles mengalami gejala yang sama sekali apa yang pernah di alami oleh Peter Parker yang mendapatkan sebuah kekuatan superhero Spider-Man. Seperti, bisa menempil pada dinding maupun gedung-gedung pencakar langit, mempunyai insting yang sangat kuat dan bisa melompat kesan kemari dengan setinggi-tingginya.

Akan tetapi karna usianya yang memang belum mencukupi dan tubuh Miles yang tidak siap menerima, Miles tidak berhasil sepenuhnya untuk mengendalikan kekuatan superhero yang dimilikinya tersebut. Hingga pada suatu kejadian dimana, Miles bertemu dengan Peter Parker sang Spider-Man sebenarnya yang sudah menyelamatkan kota New York selama bertahun – tahun. Gimana Kelanjutan Kisahnya ?

Spider-Man: Into The Spider-Verse - Suguhan Animasi Sempurna Khas Marvel!
Sumber: Sony Pictures

Kisah nyentrik “Spider-Man: Into The Spider-Verse” menggambarkan sebuah reuni akbar beberapa generasi penerus superhero Spider-Man yang digabung dan tumpuk menjadi satu tayangan Animasi khas Marvel berudurasi 117 menit. Sama sekali tidak ada jeda sama sekali semuanya seakan berjalan ngebut dengan garapan yang asik dan bisa menembus tembok segelintiran pertanyaan-pertanyaan.

Dari segi kualitas yang disuguhkan film “Spider-Man: Into The Spider-Verse” memiliki semua elemen yang sudah seharusnya ada pada film seperti ini, jalan cerita, plot, alur, Twist yang  perfect dan unsur komedi serta animasi yang sudah tidak perlu diragukan lagi, Marvel gitu lho! Tidak hanya rapi dengan segi visual saja, “Spider-Man: Into The Spider-Verse rapih juga dalam kualitas Voice Acting yang sangat oke sekali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.