Surga Lidah Khas Kendal, Soal Rasa Jagonya nan Oke Punya

0
741

Jalan-jalan ke Jawa Tengah kurang lengkap tanpa bekunjung ke kota Kendal. Salah satu kota yang memiliki banya pondok pesantren ini membuat kamu begitu sejuk. Sejuk bukan karena pepohonan saja tetapi masyarakat yang religius. Selain itu, masyarakat khas Solo yang terkenak ramah juga akan dijumpai ketika berkunjung ke Kendal. Dijamin seperti berada di kampung sendiri.

Kota yang langsung berbatasan dengan Semarang, Batanh, dan Temanggung ini begitu memiliki berbagai macam makanan khas. Makanan asli Kendal yang membuat siapa saja enggan untuk segera berhenti makan. Tentu bukan tangan-tangan masyarakat yang lihai telah membuat kuliner Kendal ini begitu dicintai. Tidak saja itu, pilihan bahan dasar yang begitu ditekankan membuatnya semakin ciamik. Untuk itu, artikel berikut akan membahas kuliner khas Kendal yang membuat kamu terpikat.

1Sate Bumbon

Kuliner sate memang hampir setiap daerah memilikinya termasuk juga dengan Kendal. Meskipun demikian tetap memiliki ciri khas tersendiri dengan daerah lainnya. Sate Bumbon khas Kendal ini wajib kamu cicipi ketika berkunjung ke sana karena sate daging  sapi ini terasa begitu empuk dan bumbu yang begitu meresap. Bumbu kacang yang menjadikan kuliner ini begitu dicintai.

Ketika kamu menikmati sate ini akan menjumpai hidangan lain yang berupa lontong atau nasi, sate itu sendiri, bumbu kacang, cabai rawet, dan irisan bawang. Perpaduan campuran ini akan menjadi satu dalam satu porsi sate Bumbon ini. Selain itu, ada sayut lodeh nangka muda yang membuat lidah tidak berhenti bergoyang karena lezatnya. Rasa gurih, manis, dan pedas akan kemu jumpai dengan kuliner ini. Tentu soal harga juga pas di kantong. Selain itu, penting juga mencoba mencicipi surga lidah kuliner bumi reog ponorogo. 

2Kerupuk Rambak

Siapa yang belum pernah makan krupuk rambak? Pasti semua orang tidak ada yang belum pernah memakannya. Bahkan menjadi cemilan favorid yang ada di setiap anda makan. Kuliner ini sebenarnya berasal dari kulit kerbau, namun sekarang karena kerbau jarang ditemukan di ganti dengan kulit sapi. Kulit sapi ini didatangkan langsung dari Demak, Jepara, dan Pekalongan. Kulit sapi inilah yang menimbulkan rasa gurih dan tentu renyah hasil dari pengolahan yang pas. Tentu kerupk rambak ini akan semakin mantab di nikmati saat melihat eloknya sore kota Kendal. Dijamin level kebahagiaan kamu semakin meningkat. Kuliner ini selaras juga dengan  5 kuliner khas pemalang yang mamikat lidah anda.

3Momoh Kendal

Kuliner yang satu ini terbuat dari jerohan sapi. Mungkin kamu akan sedikit ngeri karena bahan dasarnya dari jerohan sapi yang mengandung kolesterol tinggi. Namun, bagi masyarakat Kaliwunggu jerohan inilah yang dijadikan sebagai makanan penambah stamina. Jerohan Sapi ini diolah dengan berbagai bumbu khas Kendal. Tambahan gula Jawa juga akan menambah cita rasa yang khas. Bumbu yang meresap dan jerohan yang gurih akan membantu anda semakin bersemngat berkeliling Kendal. Terlebih kuliner ini menambah stamina. Akan semakin bergairah untuk menikmatinya.

4Rica-rica Entok Kendal

Makanan khas Kendal yang satu ini memang wajib untuk kamu coba. Rica-rica yang berbahan dasar daging enthok akan menyuguhkan rasa yang berbeda dengan rica-rica pada umumnya. Kombinasi pedas, gurih, asin, dan manis serta tambahan daging mentok yang enak. Tentu akan membuat kamu semakin bergairah untuk segera menghabiskan. Untuk itu, ketik ke Kendal jangan lupa mampir rumah makan dan mencicipinya.

5Kerupuk Duri Bandeng

Daging ikan bandeng yang begitu enak tentu menjadi makanan favorid masyakat. Namun, daging bandeng ini juga terdapat duri yang tajam dan tentu tidak lagi dipergunakan. Justru itulah di Kendal masyarakat memanfatkan duri ini menjadi kuliner khas yang memesona lidah kamu. Krupuk ini cara pengolahan tentu cukup mudah. Duri bandeng yang sudah dipisahkan dengan daging di giling halus dan dicetak dalam adonan. Setalah itu di masak sehingga menghasilkan kerupuk yang begitu nendang di lidah kamu. Rasa yang disajikan mirip dengan kuliner khas madura yang membuat anda gila makan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.