Menyelami Filosofi Kopi di Rantebua Toraja Utara  

0
49

Toraja terkenal dengan sejumlah obyek wisata dan budaya. Selain itu, kuliner juga menjadi ciri khas dari Toraja. Dan yang wajib kamu tahu nih, Toraja terkenal dengan kopi yang sekaligus menjadi ikon daerah yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan ini. Bahkan kopi Toraja menjadi komoditi yang paling tinggi dalam bisnis kuliner baik di dalam negeri bahkan sampai ke Eropa. Kopi Toraja memiliki jenis terbaik lho, tekstur tanah sangat mendukung sehingga kopi di bumi Toraja tumbuh subur. Apalagi kopi di sini tumbuh di daerah dataran tinggi dengan iklim cuaca yang dingin.

Nah, dalam artikel berikut akan mengupas tuntas wisata kopi di Rantebua, Toraja Utara. Kamu dapat menikmati keaslian kopi dengan cita rasa tinggi ditambah dengan pemandangan alam yang begitu memukau. Selain itu, kamu juga menikmati sejuknya hawa pegunungan yang segar. Wisata ini terletak di perkebunan kopi di sebuah desa pedalaman yakni Desa Bokin, Kecamatan Rantebua. Perkebunan ini tepatnya terletak di sebelah timur Toraja Utara. Karena lokasi wisata berada di daerah pedalaman, kamu akan merasakan sensasi petualang berburu keharuman kopi di Toraja.

Di perkebunan ini tumbuh dua jenis kopi yaitu arabika dan robusta. Bagi kamu yang mengaku pencinta kopi, kamu dapat memilih jenis kopi favorit kamu nih. Dan sekedar membagi berita saja, perkebunan kopi Toraja ini ternyata dikelola oleh perusahaan asing milik Jepang, Key Coffe, melalui jalan anak perusahaannya, PT Toarco Jaya Coffe. Kamu bisa wawancara langsung atau sekedar ingin mengetahui tentang seluk-beluk kopi Toraja ini kepada pihak manajemen perusahaan. Manajemen terkenal dengan sikapnya yang welcome kepada para wisatawan. Atau kalau tidak, kamu dapat berbagi pengalaman dengan warga Toraja yang terkenal dengan keramahannya.

Selain itu, kamu dapat langsung melihat proses penanaman, pemeliharaan, perawatan, sampai pada tahap panen di perkebunan kopi ini. Malahan, kamu akan merasakan sensasi memetik kopi langsung dari pohonnya. Wah, dijamin pengalaman ini tidak akan terlupakan seumur hidup. Kamu dapat mengabadikan momen ini dengan lensa kamu. Setelah memanen kopi kamu akan diajarkan cara mengolahnya sampai pada tahapan kopi siap dinikmati. Wouw, keren bukan?

Perkebunan kopi dari Toarco Jaya Coffe ini memang terbuka untuk pengunjung atau wisatawan, baik wisatawan lokal maupun manca negara. Ketika sampai di sini, kamu akan melihat surga kopi yang pernah kamu temui. Pohon kopi terhampar luas dengan tertata rapi akan terlihat pohon di perkebunan ini mengalami perawatan yang esktra. Hal ini dilakukan untuk menjaga cita rasa tinggi dari kopi Toraja. Selain itu, kamu dapat menikmati hawa sejuk khas pegunungan dengan aroma kopi sembari beristirahat di Tongkonan. Tempat itu merupakan salah satu fasilitas yang di khususkan untuk para wisatawan beristirahat.

Setelah dari tongkonan itu, kamu dapat bersantai ria dengan menikmati seduan kopi Toraja dan merasakan kenikmatan sampai kamu dapat menemukan filosofi dari kopi itu sendiri. Di situlah kamu akan dimanjakan dengan bukit-bukit yang dipenuhi dengan tanaman kopi. Asalh kamu tahu ya, perkebunan kopi itu memiliki luas sekitar 530 hektar.

Nah, jika kamu tertarik ke sini kamu dapat menjangkau tempat wisata ini menggunakan transportasi umum yang ada di kabupaten setempat. Dari pusat kota Rantebua berjarak sekitar 20 kilometer. Kami sarankan jika kamu ingin mendapatkan transportasi mudah dengan harga hemat, kamu cukup pergi ke Terminal Bolu di Rantebua, lalu naik kendaraan umum dengan tujuan Desa Bokin. Dan jangan lupa nih, kamu pesan kepada sopir untuk diturunkan di kawasan perkebunan PT Toarco. Waktu tempuh perjalanan sekitar satu jam dan kamu cukup merogoh kocek sebesar 20 ribu rupiah saja.

Jika kebetulan tidak ada kendaraan umum, kamu dapat naik ojek untuk menuju lokasi. Namun tentunya biaya lebih mahal dibanding kendaraan umum. Biasanya ojek akan memasang tariff 50ribu dari Rantepao menuju ke Desa Bokin. Bagi kamu yang ingin melakukan perjalanan privasi kamu dapat menyewa mobil ataupun motor. Untuk sewa mobil di Toraja Utara biasanya 350 ribu perhari, sedangkan untuk motor sekitar 200 ribu per hari. Jadi, tunggu apa lagi, agendakan liburan kamu untuk menyambangi wisata perkebunan kopi di Toraja ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.